fbpx

Kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) kerap dipilih ketika ingin berkarier sebagai desainer grafis. Di situ, kamu bisa memperoleh pengetahuan mengenai berbagai pengetahuan terkait desain grafis serta kemampuan dalam menggunakan berbagai aplikasi pendukung. Namun, apakah jalan menjadi seorang desainer grafis hanya bisa dilakukan melalui pendidikan di sekolah formal?

Hal yang perlu kamu ketahui, karier sebagai desainer grafis bisa dilakukan oleh siapa saja. Kamu dapat pula menjadi seorang graphic designer andal dengan latar belakang apapun. Apalagi, kualitas seorang desainer grafis tidak ditentukan dari latar belakang pendidikannya, tetapi dari hasil karyanya. Kalau memiliki hasil desain yang bagus, kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan.

Faktor yang Menentukan Kualitas Seorang Desainer Grafis
Kesempatan kerja desainer grafis yang lulusan sekolah formal dan tidak relatif sama besarnya. Kunci untuk bisa mendapatkan pekerjaan sebagai desainer grafis adalah kualitas hasil desain. Bagus tidaknya hasil desain tidak bergantung pada jenis aplikasi yang digunakan. Kamu bisa memilih memakai aplikasi desain grafis gratis ataupun berbayar.

Sebagai gantinya, hasil desain bagus bisa didapatkan kalau kreatornya adalah sosok yang berkualitas. Ada 5 faktor penting yang berpengaruh pada kualitas dari desainer grafis, yaitu:

1. Kreativitas
Kreativitas menjadi modal utama yang wajib dimiliki oleh setiap desainer grafis. Dengan kreativitas tinggi itu, seorang desainer grafis bisa menghasilkan desain yang unik, bagus, dan out of the box yang sesuai dengan selera pasar.

Hal ini sangat penting karena desain grafis selalu bergerak dinamis. Desain yang disukai banyak orang saat ini, belum tentu memperoleh respons serupa beberapa tahun mendatang. Hal penting yang perlu kamu tahu, ide kreatif dalam menciptakan berbagai bentuk desain yang dilakukan oleh desainer grafis bukanlah bakat. Kemampuan dalam menghasilkan desain kreatif merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukan seorang desainer grafis. Selain itu, pikiran kreatif juga bisa ditingkatkan dengan mengamati benda-benda di sekitar, melihat sesuatu dengan sudut pandang berbeda, ataupun melalui brainstorming.

2. Komunikasi
Komunikasi juga menjadi faktor penting yang berpengaruh pada hasil desain. Tanpa kemampuan komunikasi yang baik, desainer grafis tidak akan bisa dapat mengetahui keinginan dari klien. Apalagi, dalam setiap proyek yang dikerjakan, desainer grafis bakal melakukan wawancara untuk penggalian informasi dengan klien.

Berkat kemampuan komunikasi yang baik, proses wawancara bakal bisa berjalan dengan lancar. Desainer grafis juga bisa memperoleh informasi tepat yang dapat digunakan untuk bekal menyusun konsep desain. Pada akhirnya, tidak ada miskomunikasi antara klien dengan desainer.

3. Kemampuan Analisis
Kualitas hasil desain juga bisa didapatkan kalau desainer grafis memiliki kemampuan analisis yang baik. Analisis wajib dilakukan setelah mendapatkan data dari klien. Dalam proses analisis tersebut, desainer grafis perlu mempertimbangkan banyak faktor, termasuk di antaranya adalah fungsi, estetika, psikologi, dan sebagainya.

4. Manajemen waktu
Kualitas hasil desain juga ditentukan dari kemampuan seorang desainer grafis dalam melakukan manajemen waktu. Apalagi, desainer grafis yang merupakan jenis pekerjaan yang butuh pikiran kreatif dan jernih, harus dilakukan dengan kondisi tenang. Ketika kamu mengerjakan desain dalam situasi terburu-buru, bisa dipastikan hasilnya bakal jelek.

Oleh karena itu, seorang desainer perlu mencermati manajemen waktu dalam penyelesaian tugas. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk bisa mengatur waktu dengan baik, di antaranya adalah:

  • Memecah proyek besar menjadi beberapa tugas kecil
  • Menyusun skala prioritas
  • Menghindarkan diri dari kegiatan yang membuang waktu
  • Menetapkan deadline
  • Mendahulukan tugas yang dianggap berat dan tak disukai

5. Skill komputer
Terakhir, kamu juga tidak boleh melewatkan kemampuan dalam mengoperasikan komputer dan perangkat lunak pendukung aktivitas desain grafis. Usahakan untuk selalu meng-upgrade diri dengan kemampuan penguasaan aplikasi graphic design yang populer.


Ingat, modal menjadi seorang desainer grafis bukan latar belakang institusi pendidikan formal reputasi mentereng. Alih-alih mengedepankan hal tersebut, kamu lebih baik memperlihatkan portofolio yang bagus sebanyak-banyaknya. 

Bagi kamu yang ingin memiliki keinginan berkecimpung dalam dunia desain grafis, bisa pula belajar tanpa perlu bersekolah secara formal. Kamu dapat memanfaatkan kesempatan belajar secara online di Pixel Ninja. 

Di sini, kamu akan memperoleh kesempatan belajar graphic design secara langsung dari para ahli. Lewat pengalaman mereka, kamu berkesempatan untuk meraih kesuksesan sebagai seorang desainer grafis.