fbpx

Belajar coding menjadi modal awal yang harus dilakukan oleh seseorang ketika ingin berkarier di bidang informasi teknologi (IT). Apalagi, saat ini merupakan era modern yang dipenuhi dengan berbagai peralatan canggih. Semua itu bisa didapatkan karena kemampuan dari para developer yang telah menyusun kode yang selanjutnya berfungsi untuk mengeksekusi tugas tertentu. 

Di negara-negara maju, banyak orang tua yang mendorong anaknya untuk belajar melakukan coding. Langkah tersebut mereka lakukan karena belajar coding terbukti memiliki manfaat yang sangat besar. Ada 7 benefit utama yang dapat kamu peroleh ketika memulai belajar menyusun kode bahasa pemrograman, yaitu:

1. Prospek karier yang menjanjikan
Kemampuan coding bisa mengantar kamu pada pekerjaan yang menjanjikan dengan gaji tinggi. Menurut riset Kelly Services yang berjudul “Indonesia 2019 Salary Guide”, ada 4 profesi di bidang IT yang paling banyak dicari perusahaan. Empat profesi tersebut adalah analis data, programmer Java, developer software, serta software QA atau test analis. 

Besaran gaji yang dapat dikeluarkan oleh pihak perusahaan untuk tenaga IT di posisi tersebut juga sangat tinggi. Untuk pekerjaan sebagai analis data, bisa memperoleh gaji antara Rp11 juta sampai Rp27 juta. Sementara itu, programmer Java berpotensi memperoleh pemasukan antara Rp10 juta hingga Rp20 juta. Demikian pula software developer dan software QA yang bisa mendapatkan gaji di kisaran belasan juta tiap bulan.

2. Kebutuhan terhadap programmer bertalenta sangat tinggi
Gaji tinggi yang didapatkan oleh karyawan di bidang IT itu juga dibarengi dengan tingkat kebutuhan yang tinggi. Apalagi, saat ini banyak bermunculan startup yang menjalankan bisnisnya berlandaskan teknologi. Di samping itu, perusahaan-perusahaan konvensional memerlukan kehadiran tenaga IT untuk bisa menjalankan usahanya di era modern seperti sekarang. 

Data dari Ekrut yang merupakan marketplace untuk para pencari kerja memperlihatkan fenomena peningkatan kebutuhan tenaga IT oleh perusahaan. Tahun 2017, hanya terdapat 219 perusahaan yang secara aktif mencari tenaga IT melalui layanan Ekrut. Angka tersebut meningkat secara drastis pada tahun 2018, mencapai 1.052 perusahaan.

3. Mendorong pola pikir problem solving
Selain bermanfaat dalam memberi kemudahan mencari kerja, belajar coding juga mendorong kemampuan kamu sebagai problem solver. Dalam proses penyusunan kode bahasa pemrograman, para developer memiliki tujuan untuk menyelesaikan sebuah masalah. Ketika terbiasa berkutat dengan aktivitas coding, secara tidak langsung kamu juga bakal belajar untuk menjadi seorang problem solver

4. Punya pola pikir yang sistematis
Belajar programming juga mendorong kamu untuk berpikir secara sistematis. Saat menyusun sebuah kode pemrograman, kamu dituntut untuk menuliskannya secara berurutan. Kalau tidak, bisa dipastikan kode program tersebut tidak akan bisa dijalankan dan memunculkan pesan error. 

5. Membangun pikiran yang logis
Susunan source code untuk sebuah aplikasi atau website, tidak hanya harus dibuat secara sistematis. Kamu juga perlu memastikan bahwa kode-kode tersebut ditulis dengan logis. Tanpa penulisan kode yang logis, aplikasi tidak akan bisa berjalan sesuai dengan keinginan.

Kebiasan berpikir logis juga memberi manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari. Pikiran yang logis akan menghindarkan kamu terjebak informasi hoax yang saat ini sering bermunculan. Selain itu, berpikir logis juga bisa mendorong kemampuan dalam melakukan analisis terhadap sebuah permasalahan.

6. Menjadi lebih teliti
Saat belajar coding, kamu dituntut untuk teliti dalam menyusun kode bahasa pemrograman. Apalagi, ketika kamu menggunakan bahasa pemrograman yang “case sensitive”. Pada model bahasa pemrograman seperti ini, pemakaian huruf besar dan huruf kecil sangat berpengaruh. Selanjutnya, kesalahan sedikit saja, bisa memunculkan pesan error. 

Ketelitian tinggi menjadi kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap programmer. Apalagi, dalam setiap proses pembuatan software, programmer bisa memeriksa deretan kode yang sangat panjang untuk mengetahui penyebab terjadinya error. 

7. Belajar berpikir secara kritis
Terakhir, belajar coding juga mendorong kamu untuk berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis ini bisa didapatkan karena kamu terbiasa mencari solusi dalam berbagai cara untuk sebuah permasalahan. Oleh karena itu, kamu bakal selalu mencari sudut pandang lain dalam menghadapi beragam jenis problem.


Dengan 7 manfaat tersebut, belajar coding tidak hanya memberi keuntungan bisa berkecimpung di bidang IT. Manfaatnya juga bisa kamu rasakan dalam bidang lain ataupun kehidupan sehari-hari. 

Belajar bahasa pemrograman juga kini bisa kamu lakukan dengan mudah. Pixel Ninja menjadi solusi praktis untuk bisa mengetahui cara membuat aplikasi ataupun website dengan bahasa pemrograman. Materinya, lengkap dan mudah dipahami.